Tomohon,– Pemerintah Kota Tomohon mulai menggulirkan sejumlah agenda dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tomohon ke-23 yang jatuh pada 27 Januari 2026.

Ketua Panitia HUT Kota Tomohon ke-23, Masna Pijoh menyampaikan, sepanjang peringatan HUT tahun ini terdapat delapan kegiatan utama.

“Sejumlah kegiatan sudah mulai dilaksanakan sejak pertengahan Januari dan akan berlanjut hingga puncak peringatan,” ujar Masna Pijoh kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali pada 19 Januari 2026 dengan peresmian proyek revitalisasi sarana pendidikan serta digitalisasi pembelajaran yang dipusatkan di TK Negeri Tara-Tara. 

Selanjutnya, pada 20 Januari, Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan Gerakan Tomohon Menanam, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan target penanaman 23 ribu bibit pohon di kawasan cagar alam kaki Gunung Lokon.

Agenda berikutnya akan dilaksanakan pada 22 Januari, yakni Ibadah Syukur HUT Kota Tomohon dalam bentuk Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang akan digelar di Anugerah Hall mulai pukul 17.00 WITA. Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan rohani tersebut.

Pada 23 Januari, sejumlah kegiatan lain turut digelar, di antaranya lomba Eco Office, lomba kebersihan dan keindahan lingkungan serta kebersihan toilet antar perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan. Di hari yang sama, akan dimulai turnamen bulutangkis antar SKPD dan BUMD yang dipusatkan di Aula Rumah Dinas Wali Kota.

Selain itu, panitia juga menjadwalkan ziarah ke makam para mantan Bupati dan Wali Kota  yang berhubungan dengan Kota Tomohon, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pemimpin.

Rangkaian peringatan akan mencapai puncaknya pada 27 Januari 2026, ditandai dengan upacara bendera di Stadion Babe Palar, yang selanjutnya akan diikuti dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tomohon di Kantor DPRD.

Terkait pelaksanaan pesta rakyat, panitia memastikan belum dapat dilaksanakan. Hal tersebut seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengurangan anggaran daerah sekitar Rp175 miliar.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Kota Tomohon ke-23 ini tetap dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan membawa manfaat positif bagi masyarakat,” tutup Pijoh.