Tomohon,– Manajemen PDAM Kota Tomohon bergerak cepat menangani kebocoran pada pipa transmisi 10 inci di jaringan Mahlimbukar Satu yang berdampak pada terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah.
Direktur PDAM Kota Tomohon, Adrian J. Ngenget mengatakan, pekerjaan perbaikan saat ini tengah dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Akibat pekerjaan tersebut, PDAM terpaksa menghentikan sementara aliran air ke beberapa kawasan selama proses perbaikan berlangsung.
“Wilayah yang terdampak meliputi sebagian Kakaskasen, yakni Sunge, Okoy dan Kalutay, kemudian sebagian Talete Satu dan Talete Dua, Paslaten Satu Kompleks Perumahan Tiga Berlian, Walian Dua, serta Kaaten di Jalan Kasuang sampai Matani Satu,” kata Ngenget.
Menurutnya, proses penanganan kebocoran diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua hari, yakni mulai 10 hingga 11 April 2026.
PDAM pun mengimbau masyarakat di kawasan terdampak agar menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan harian selama perbaikan berlangsung.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Perbaikan dilakukan agar distribusi air dapat kembali normal dan pelayanan kepada pelanggan semakin baik,” tutupnya.


