oleh

Tilep Cincin Kawin Majikan, PRT di Tomohon Diringkus Totosik

TOMOHON, kawanuaterkini.co.id – Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) berinisial TB alias Tirsa (39), warga Molas Kota Manado, nekat mencuri sejumlah barang berharga di tempat mencari nafkah.

Termasuk, cincin kawin milik majikannya yang diketahui bernama Patricia Kiroh warga Kelurahan Tinoor Satu, Kecamatan Tomohon Utara. Kejadian tersebut terungkap saat adanya laporan dari korban kepada Tim URC Totosik Polres Tomohon, Minggu (1/8) 2021.

Saat mendapatkan laporan, Totosik dipimpin Katim Aipda Yanny Watung langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di rumah Keluarga Longdong-Kiroh, Kelurahan Tinoor Satu, pada sekira pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku sudah bekerja sebagai PRT sejak Februari 2021. Adapun, barang yang hilang berupa dua buah cincin kawin milik korban yang disembunyikan di dalam lemari pakaian di kamar tidur korban.

“Korban mengetahui cincinnya hilang pada Minggu sekira pukul 18.00 Wita. Korban pun mencurigai pelaku yang mengambil cincin tersebut, karena pelaku tinggal sendiri di rumah tersebut. Dimana korban beserta suaminya jarang berada di rumah,” terang Watung.

Sementara itu, dari hasil interogasi singkat terhadap pelaku, Watun membeberkan, pelaku mengakui pada medio April 2021 dia telah mengambil cincin milik korban yang disimpan di lemari pakaian. Saat itu korban tidak berada di rumah dan aksinya tanpa sepengetahuan korban.

“Setelah mengambil cincin tersebut, pelaku langsung menuju ke Kota Manado dan kemudian menjual cincin tersebut di kompleks Pasar 45. Pelaku juga mengakui telah mencuri handphone merek nokia milik ayah korban, selanjutnya menyembunyikan handphone tersebut di kamar pelaku,” tuturnya.

Diketahui juga, saat dilakukan pemeriksaan di kamar pelaku, didapati beberapa barang milik korban berada di lemari pakaian pelaku. Diantaranya, sabun mandi, mie instan, pakaian (kaos, celana dan pakaian dalam).

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Tomohon Utara. Kami pun sedang melakukan pencariaan Barang Bukti (BB) yang sudah dijual pelaku,” tukas Watung.(jil)

Terkini